Kamis, 06 Januari 2011

Payudara Anda Besar? Jangan Senang Dulu...

Nih ada informasi penting buat para kaum hawa, semoga sedikit informasi ini bermanfaat (khusus wanita) he he he...

Payudara Anda besar...? wah mantap tuh... ^_^

Eits... Jangan berbangga dulu. Karena ternyata payudara besar justru lebih beresiko terkena kanker payudara lho dibandingkan payudara kecil. Resiko akan bertambah jika pemilik menerapkan pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
Ukuran payudara besar lebih besar beresiko kena kanker payudara, karena lemak yang terkandung di dalamnya lebih banyak.

Payudara terdiri dari kumpulan kelenjar dan jaringan lemak yang terletak di antara kulit dan tulang dada. Kelenjar di dalam payudara akan menghasilkan air susu setelah seorang wanita melahirkan.

Jika air susu terlalu berlebih dan tidak terkontrol dengan menerapkan pola hidup sehat, maka besar kemungkinan wanita tersebut berisiko terkena kanker payudara. Umumnya wanita bertubuh besar yang memiliki payudara besar.

Namun, bukan berarti wanita kurus terbebas dari kanker payudara yang merupakan pembunuh nomer dua ini setelah kanker rahim. Payudara kecilpun tidak menurunkan resiko terkena kanker payudara. Walaupun tubuhnya kecil tapi berpayudara besar, bisa terkena kanker ini.

Jadi, untuk para wanita dianjurkan untuk lebih rajin melakukan pemeriksaan payudara sedini mungkin. Minimal dilakukan seminggu sekali.


Sumber: Berita aneh blogspot

Alasan Tidak Mengkonsumsi Softdrink

Ada beberapa alasan kenapa Sofdrink itu dapat merusak kesehatan kita.Mulai sekarang kita usahakan jangan terlalu sering mengkonsumsi minuman softdrink atau kalau perlu tidak usah mengkonsumsinya sama sekali. Ini ada beberapa point artikel yang menyebutkan betapa berbahayanya minuman sofdrink buat kesehatan :

1. Softdrink menguras air dalam tubuh. Seperti halnya diuretik yang bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya. Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam softdrinks memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, orang harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas yang diminum.

2. Softdrink tidak pernah meng-hilangkan rasa haus karena Softdrink bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita terus - menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang melemahkan tubuh pada tingkat serius. Pada gilirannya akan menyebabkan melemahnya sistem kekebalan dan menimbulkan berbagai penyakit.

3. Tingkat kandungan fosfat yang tinggi dalam softdrinks dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Softdrink terbuat dari air murni yang juga dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung ( kekurangan magnesium), osteoporosis ( kekurangan kalsium ) dan banyak lagi. Sebagian besar vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh tanpa adanya mineral.

4. Softdrink dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.

5. Jumlah gula yang tinggi dalam softdrinks menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”, Kelebihan dan kekurangan gula dalam insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup.

6. Softdrinks sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh bisa terhambat. Softdrink bila diminum bersamaan dengan kentang goreng akan membutuhkan waktu berminggu minggu untuk di cernakan.

7. Softdrink mengandung aspartame, yang di hubungkan dengan depresi, insomnia, penyakit saraf dan banyak penyakit lainnya. Di Amerika, FDA telah menerima lebih dad 10400 keluhan konsumen terhadap aspartame.

8. Softdrink: bersifat sangat asam, sehingga dapat menembus garis sambung pada kaleng alumunium dan dapat melumerkan kaleng tersebut bila disimpan terlalu lama. Pasien penderita alzheimer yang telah diotopsi semuanya memiliki kadar aluminium yang sangat tinggi dalam otaknya. Logam berat dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan syaraf dan penyakit lainnya.

9. Softdrink bersifat sangat asam, tubuh manusia secara alamiah memiliki pH 7,0. Softdrink memiliki pH 2,5, artinya anda memasukkan sesuatu yang ratusan ribu kali lebih asam ke dalam tubuh anda. Penyakit berkembang dalam lingkungan asam. Softdrink akan mengendapkan limbah asam dalam tubuh yang menumpuk dalam sendi dan di sekitar organ tubuh. Contohnya, pH tubuh penderita kanker atau randang sendi selalu rendah. Semakin parah penyakit seseorang, semakin rendah pH tubuhnya.

10. Jangan pernah berpikir untuk meneguk Softdrink saat anda terkena demam atau flu, Softdrink akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.

Sumber: berita-aneh.blogspot.com

Penyebab Otak Kita Lemot

Konsumsi air putih selama ini sering dianggap sepele, bahkan oleh kalangan pemerintah sekalipun. Air dianggap zat gizi yang tidak terlalu penting. Padahal menurut para pakar, kekurangan air 1 persen dari bobot tubuh saja bisa bikin otak lemot dan menciut. Jika sudah begitu, bagaimana nasib bangsa ini?

Sebagai salah satu unsur zat gizi, air sering ditempatkan di urutan terakhir setelah karbohidrat, protein, lemak bahkan mineral. Padahal peran air sangat banyak, diantaranya untuk memberntuk sel, alat transportasi oksigen dalam darah, pengatur suhu, zat pelarut, pereaksi, pelumas dan bantalan.
Menurut Prof Dr Ir Hardinsyah, ahli gizi dan pangan sekaligus dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Petanian Bogor (IPB), kekurangan air bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan otak. "Kurang 1 persen saja bisa mengalami gangguan ingatan," ujarnya dalam acara seminar 'Waspadai Efek Dehidrasi Terhadap Kesehatan di Hotel Akmani, Jakarta, Kemis (22/10/2009).

Hardinsyah mengatakan bahwa hampir sebagian besar komposisi otak terdiri atas cairan, dan ketika otak tidak mendapatkan asupan air yang cukup, akan terjadi gangguan fungsi kognitif (kepandaian) di otak. Hal itu pun dibenarkan oleh Dr dr Parlindungan Siregar SpPD.KGH, seorang dokter spesialis penyakit dalam di FKUI-RSCM.

"Ketika tubuh kekurangan air atau dehidrasi, cairan di otak akan menurun, asupan oksigen yang harusnya mengalir ke otak pun berkurang. Akibatnya, sel-sel otak menjadi tidak aktif dan berkembang, bahkan bisa menciut. Dan ketika itu terjadi, otak tidak bisa menjalankan fungsi normalnya lagi, terutama fungsi kognitif yaang akhirnya membuat seseorang menjadi lemot, gampang lupa, dan tidak konsentrasi," jelas Parlindungan.

Dehidrasi bisa terjadi ketika tubuh kekurangan 1 persen dari berat tubuhnya. Jadi kalau bobot tubuh seseorang 50 kilogram, maka kekurangan 0,5 liter air dari kebutuhan seharusnya (2-3 liter) bisa menyebabkan dehidrasi ringan seperti lelah dan gangguan fungsi kognitif serta daya ingat.

Hardinsyah menyebutkan beberapa penyebab dehidrasi diantaranya kurang minum, keringat berlebih, suhu panas, pendarahan dan gangguan penyakit. Menurutnya, dehidrasi bisa menyebabkan gejala ringan dan sedang seperti lelah, haus, tenggorokan kering, badan panas, sakit kepala, air kencing pekat, denyut nadi cepat hingga gejala berat seperti halusinasi dan kematian.

Menurut Hardinsyah, orang-orang yang berisiko dehidrasi adalah pekerja lapangan, namun tidak sedikit pekerja kantoran yang terkena dehidrasi. "Biasanya kalau di kantor kan pakai AC, dan itu bisa bikin orang tidak merasa haus. Apalagi ditambah dengan malas ngambil air minum, tambah saja dehidrasi," tuturnya.

Dalam sebuah studi di Amerika yang dilakukan oleh Robert Kenetick tahun 2007, Hardinsyah mengatakan bahwa produktivitas pekerja kantoran terbukti menurun karena tidak minum air sesuai anjuran 2-3 liter per hari). "Padahal sudah disediakan air di meja, tapi nggak diminum. Diminumnya hanya kalau mau makan saja. Padahal di Amerika sana, setiap 20 menit disediakan i cup air untuk minum," ujar Hardinsyah.

Sumber : Kaskuser

Rabu, 05 Januari 2011

Pakai Kacamata Meningkatkan Peluang Diterima Kerja?

Untuk membuat kesan pertama yang hebat di mata pewawancara, ternyata Anda tidak harus mengenakan busana yang mengesankan Anda profesional atau menjabat tangan dengan erat. Cukup kenakan kacamata.

Begitulah kesimpulan studi yang dilakukan College of Optometrists, Inggris. Disebutkan, pencari kerja akan mendapat peluang lebih besar untuk diterima bekerja jika mereka mengenakan kacamata saat wawancara. Sepertiga dari orang yang disurvei mengatakan bahwa kacamata akan memberi kesan lebih profesional. Sementara 43 persennya mengutarakan, kacamata mengesankan kecerdasan. Kemudian, 40 persen responden tak keberatan memakai kacamata normal jika itu meningkatkan peluang untuk diterima.

Namun, alasan memakai kacamata tak sepenuhnya untuk menciptakan kesan cerdas. Sebanyak 6 persen responden memakai kacamata agar terlihat lebih modis (fashionable) dan 9 persen membayangkan bahwa kacamata akan membuat mereka lebih menarik.

Hasil penelitian ini rupanya tidak dianggap serius oleh beberapa kalangan. "Tidak mengejutkan bila banyak perusahaan ingin mempekerjakan staf yang cerdas, tapi stereotip lama yang mengatakan bahwa orang berkacamata itu cerdas harus dilupakan," kata profesor bidang psikologi, Cary Cooper, dari Lancaster University.

Menurut dia, kacamata justru merupakan indikasi buruk mengenai kecerdasan karena penglihatan Anda kurang baik. Akan tetapi mungkin saja ketika mengenakan kacamata orang jadi lebih percaya diri dan hal ini mengubah perilakunya. Dengan sendirinya, perubahan ini akan meningkatkan peluang mereka tampil baik saat wawancara.
Bagaimana dengan Anda? Pernahkah Anda memanfaatkan kacamata untuk menciptakan kesan tertentu?


Sumber: Kompas

Banyak Pasangan Putus Hubungan Karena Uang

Hati-hati dengan uang karena uang menjadi pemicu putusnya hubungan dengan pasangan. Situs web diskon MyVoucherCodes.co.uk membuktikan pernyataan ini melalui survei yang dilakukan kepada 1.382 lajang pada 27 Desember 2010 hingga 3 Januari 2011 lalu. Jika ingin hubungan langgeng, sepertinya pembicaraan seputar uang patut diberikan perhatian lebih.

Hasil survei menunjukkan, perbedaan pendapat mengenai uang menjadi pemicu utama berakhirnya suatu hubungan. Sebanyak 58 persen lajang mengatakan, pengaruh uang sangat besar atas keberhasilan hubungan. Faktor lain seperti perselingkuhan, pudarnya rasa cinta, hingga kesibukan kerja tak terlalu punya pengaruh dengan persentase kurang dari 50 persen.

Adu mulut dan kebosanan yang dialami pasangan saat ribut mengenai uang menjadi sumber utama terjadinya perpisahan. Lantas, masalah uang apa sebenarnya yang begitu memancing emosi pasangan?

Survei yang sama menunjukkan, 32 persen responden menjawab pertengkaran kerap terjadi karena perbedaan sikap tentang penggunaan uang, untuk apa uang tersebut digunakan. Sementara 28 persen responden mengatakan, pasangan yang terlalu boros memancing masalah serius yang berakhir pada perpisahan. Faktor lainnya adalah amarah yang memuncak saat mengetahui pasangan berbohong tentang uang, sedangkan 9 persen responden mengaku hubungan berpasangan rusak karena tak mampu membayar tagihan. Dan, 8 persen lagi menjawab, isu seputar uang yang menghancurkan hubungan adalah karena pasangan terlalu sembrono menggunakan uang.

"Sangat mengejutkan mendapati hasil survei ini karena ternyata uang begitu besar pengaruhnya terhadap keberhasilan hubungan," kata Farhad Farhadi, pakar keuangan personal dari MyVoucherCodes.co.uk.

Padahal, isu keuangan takkan pernah ada habisnya dan pasti akan ditemui dalam setiap hubungan, lanjutnya. Memiliki ilmu mengelola keuangan yang tepat dan bersikap terbuka akan membantu pasangan menanggapi isu keuangan lebih bijak lagi.


Sumber: Kompas

Jangan Tertipu Mitos tentang Selingkuh!

Anda mungkin tak akan menyangka, ternyata banyak di antara orang-orang di sekitar Anda yang berselingkuh. Menurut laporan mengenai perilaku seksual oleh National Opinion Research Center pada tahun 2006, hampir seperempat dari pria menikah dan 13 persen perempuan menikah memiliki affair. Atau, Anda mungkin masih ingat penelitian yang dilakukan di Indonesia beberapa tahun lalu yang menyatakan bahwa 1 dari 3 pria berselingkuh.

Dalam kenyataannya, selingkuh itu sendiri sering kali tidak seperti yang dibayangkan atau diperkirakan orang. Misalnya begini, Anda terkejut ketika mendapati suami seorang teman berselingkuh, padahal tampaknya pasangan tersebut sangat berbahagia. Banyak hal mengenai selingkuh yang ternyata sekadar mitos. Anda ingin tahu beberapa di antaranya?

Hormon memengaruhi kesetiaan

Perempuan yang memiliki oestradiol (hormon seks, sering dikaitkan juga dengan kesuburan) yang tinggi cenderung akan melakukan perselingkuhan, demikian menurut sebuah studi yang dilakukan para peneliti di The University of Texas di Austin. Perempuan dengan oestradiol yang tinggi akan merasa lebih menarik, dan cenderung ingin menggoda, mencium, dan memiliki affair serius dengan pasangan baru. Kadar oestradiol ini dikaitkan secara negatif dengan kepuasan perempuan dengan pasangannya yang utama. Para peneliti mengatakan bahwa penemuan itu menunjukkan perempuan yang sangat subur tidak mudah dipuaskan oleh pasangan jangka panjangnya, dan terdorong untuk mencari pria yang lebih menarik. Meskipun demikian, mereka cenderung tidak akan memuaskan dorongan negatif ini dan tetap monogamis.

Selingkuh selalu melibatkan seks

Ternyata tak selalu begitu, ungkap Scott Haltzman MD, profesor klinis di Brown University, dan penulis buku The Secrets of Happy Married Men. Selingkuh juga bisa terjadi pada tingkat emosional, tanpa kontak seksual. "Pertemanan bisa berkembang menjadi perselingkuhan emosional ketika terjadi keintiman emosional, ketegangan seksual, dan dirahasiakan di luar pernikahan," kata Dr Haltzman. Selingkuh secara emosional inilah yang justru paling ditakuti kaum wanita.

Orang selingkuh karena kehilangan cinta

Menurut Dr Haltzman, affair bisa terjadi karena seseorang merasa tidak lagi mencintai pasangannya. Perlu Anda ketahui. "Mereka mungkin tidak bahagia pada saat itu, tapi tidak berarti cinta sudah tidak ada lagi," katanya. Alasan selingkuh sering kali mengarah pada masalah lain pada hubungan seseorang, misalnya suami yang butuh dorongan ego dari seorang perempuan yang bukan istrinya, atau istri yang mencari perhatian yang tidak didapatnya di rumah.

Pria hanya selingkuh dengan perempuan yang lebih muda dan lebih cantik daripada pasangannya

Lihatlah Pangeran Charles dan Camilla Parker Bowles, atau Ray Sahetapy ketika digugat cerai Dewi Yull karena menjalin hubungan dengan wanita yang lebih tua darinya. Ketidaksetiaan tidak selalu harus dikaitkan dengan sosok yang lebih muda dan lebih cantik. Suatu affair sering kali berangkat dari masalah dalam hubungan seseorang saat itu, demikian menurut Matt Titus, pakar relationship dan penulis buku Why Hasn't He Called?. "Orang selingkuh karena mencari sesuatu yang tidak dimiliki suami atau pasangannya," paparnya.

Sekali selingkuh, selamanya akan selingkuh

Titus mengatakan, ketika seseorang belajar dari kesalahannya, ia akan melihat akibat dari perbuatannya. Seorang pria yang pernah berselingkuh dan menyebabkannya bercerai, mengatakan telah merasakan konsekuensi dari ketidaksetiaannya, dan menjadi dewasa secara emosional dari pengalamannya tersebut. Ketika akhirnya ia menikah lagi, ia merasa diberi kesempatan kedua. "Aku tak akan pernah lagi selingkuh dari istriku. Jadi, stigma 'sekali selingkuh selamanya akan selingkuh' itu tidak selalu benar," katanya.

Perkawinan pasti bubar saat terjadi perselingkuhan

"Affair tidak selalu harus menghentikan hubungan dalam perkawinan itu," ujar Dr Haltzman. "Affair itu justru bisa menjadi semacam wake up call." Artinya, jika Anda mampu mengambil hikmahnya, affair yang dilakukan suami bisa Anda tanggapi dengan menyadari bahwa mungkin telah terjadi masalah dalam hubungan Anda. Lalu, jadikan momen ini untuk membuka dialog mengenai masalah tersebut.

Selingkuh satu kali sama saja dengan suatu "affair"

Rhonda Fine PhD, pakar seksologi klinis, tidak sependapat dengan hal ini. "Satu kali perselingkuhan memang bisa merusak kepercayaan dalam hubungan perkawinan Anda, tetapi affair akan menetap jauh lebih emosional daripada kencan semalam," tutur duta The American Academy of Clinical Sexologists ini. Saat melakukan one night stand atau affair, artinya Anda tidak menghargai pasangan dan janji pernikahan. Namun affair yang berlangsung lama bisa mengarah ke keintiman emosional.

Perempuan tidak mungkin selingkuh

Hm... kenapa tidak, kata Dr Fine. "Ketika perempuan makin terlibat dalam dunia kerja, dan sering melakukan perjalanan dinas, mereka akan lebih sering menghadapi situasi yang mendorong mereka untuk selingkuh," kata Dr Fine. Menurutnya, hal ini juga disebabkan perempuan lebih mudah melakukan bonding daripada pria. Ketika mereka bekerja bersama pria secara intens, mereka akan merasa menemukan relasi emosional.

Pria selingkuh karena mereka tidak mendapatkan cukup kasih sayang dari rumah

Ada banyak alasan mengapa orang berselingkuh. Hal itu tak selalu berhubungan dengan ketertarikan dengan orang lain. Menurut Dr Fine, orang berselingkuh karena mereka egois, tidak dewasa, atau narsisistik. Mereka senang merasakan sensasinya, atau drama yang mungkin tercipta. Mereka mendahulukan kepentingannya dibanding yang lain, dan jarang menyalahkan diri sendiri bila perselingkuhan terjadi.

Selingkuh terjadi karena krisis paruh baya

Dalam suatu jajak pendapat secara online yang dilakukan Wisconsin Public Radio, lebih dari separuh responden mengatakan, krisis paruh baya adalah pengalaman yang sangat menimbulkan depresi dan merenggut keberanian. Memang beberapa pria memasuki usia paruh baya, dan memiliki affair sesudahnya. Namun, pria yang lain akan memulai kebiasaan minum alkohol terlalu banyak, atau menjadi depresi secara klinis. Kalau sudah begini, ia harus menjalani konseling.

Orang yang selingkuh tak ingin kepergok

Justru sebaliknya, kata Dr Haltzman. "Ada juga orang yang sengaja melakukannya sedemikian rupa sehingga pasangan mereka memergokinya," tukasnya. Entah itu dengan meninggalkan bekas lipstik di kerah kemeja, atau membiarkan e-mail terbuka pada komputer di rumah. Pendek kata, meninggalkan jejak di mana-mana. Sering kali hal itu merupakan suatu sinyal permintaan bantuan. Ada orang yang menunjukkannya dengan sangat jelas karena mereka ingin berhenti tapi tak tahu caranya.

Sumber: Kompas Female

Mengatasi BB Yang Gampang Secara Alami

Bau badan (BB) kerap membuat seseorang menjadi tidak pede. Aroma kurang sedap yang muncul menyebabkan ketidaknyamanan baik bagi orang bersangkutan maupun lingkungan sekitarnya.

Dalam istilah medis, bau badan disebut dibromhidrosis (juga disebut bromidrosis, osmidrosis, dan ozochrotia) adalah bau bakteri pada tubuh. Bakteri tersebut bertambah jumlahnya dengan cepat karena kehadiran keringat, tetapi keringat sendiri sebenarnya tidak berbau. Bau badan sering berhubungan dengan rambut, kaki, anus, kulit, ketiak, alat kelamin, dan mulut.
Problem bau badan sebenarnya dapat dicegah dengan membiasakan hidup bersih dan sehat. Inilah beberapa cara alamiah yang dapat dilakukan untuk mengatasi problem BB:

1. Selalu kenakan baju dari bahan katun yang tidak ketat untuk membantu agar keringat menguap lebih cepat.

2. Sepatu dan kaus kaki juga menyebabkan keringat sehingga mengeluarkan bau. Pakailah kaus kaki dari katun dan bila mungkin kenakan sepatu terbuka untuk membuat kaki tetap kering.

3. Bisa juga memakai bedak khusus untuk kaki sehingga membuat kaki sejuk dan bebas infeksi.

4. Untuk menghilangkan bau, rendam kaki dalam air hangat dicampur cuka putih atau garam.

5. Latihan yoga dan meditasi membuat tubuh dan pikiran terkontrol dengan baik. Ini akan menyebabkan sekresi hormonal menjadi terkontrol. Bila Anda merasa semakin rileks, semakin berkuranglah stres karena bau badan.

6. Minum banyak air. Cara ini akan membuat bagian dalam tubuh sejuk dan memperlambat metabolisme tubuh sehingga menurunkan pengeluaran keringat.

7. Minum air kelapa muda untuk mendinginkan tubuh. Makan lemon, jeruk, dan semangka. Hindari makanan berbumbu, bawang merah, dan putih.

8. Mandilah dengan sabun antibakteri. Tambahkan beberapa tetes minyak lavender atau sandalwood untuk membuat tubuh wangi lebih lama daripada diolesi deodoran.

9. Kelenjar keringat umumnya ditemukan di bawah folikel rambut. Rambut ini memerangkap keringat, akibatnya bakteri berkembang biak, sehingga timbul bau badan. Rambut di ketiak sebaiknya dicukur untuk menghindari bau badan.


Sumber : Kompas.com